teks

Minggu, 09 Desember 2012

Perintah - Perintah CMD dan LINUX

Perintah dalam RUN:

  • compmgmt.msc - Computer management
  • devmgmt.msc - Device manager
  • diskmgmt.msc - Disk management
  • dfrg.msc - Disk defrag
  • eventvwr.msc - Event viewer
  • fsmgmt.msc - Shared folders
  • gpedit.msc - Group policies
  • lusrmgr.msc - Local users and groups
  • perfmon.msc - Performance monitor
  • rsop.msc - Resultant set of policies
  • secpol.msc - Local security settings
  • services.msc - Various Services
  • msconfig - System Configuration Utility
  • regedit - Registry Editor
  • msinfo32 - System Information
  • sysedit - System Edit
  • win.ini - windows loading information(also system.ini)
  • winver - Menampilkan versi Windows
  • mailto: - Membuka email client default
  • command - Membuka DOS command prompt

Perintah2 dalam RUN untuk mengakses Control Panel:

  • appwiz.cpl - Add/Remove Programs control
  • timedate.cpl - Date/Time Properties control
  • desk.cpl - Display Properties control
  • findfast.cpl - FindFast control
  • inetcpl.cpl - Internet Properties control
  • main.cpl keyboard - Keyboard Properties control
  • main.cpl - Mouse Properties control
  • mmsys.cpl - Multimedia Properties control
  • netcpl.cpl - Network Properties control
  • password.cpl - Password Properties control
  • mmsys.cpl sounds - Sound Properties control
  • sysdm.cpl - System Properties control
 PERINTAH DASAR LINUX


Sekilas Tentang Command Line
Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.
Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.
Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.
Contoh:
$ man ls
Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap.
Perintah-Perintah Dasar Linux
Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!
Daftar Perintah Menurut Alfabet
& adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown cp fg find grep gzip halt hostname kill less login logout ls man mesg mkdir more mount mv passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar umount unalias unzip wall who xhost + xset zip
&
Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:
wget http://id.wikibooks.org &
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.
Lihat juga:
Silahkan lihat juga perintah bg dan fg.
adduser
Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:
# adduser udin
# passwd udin
Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.
Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama.
alias
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:
$ alias dir=ls
Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:
$ alias dir=ls -ar –color:always
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.
bg
Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.
Lihat juga perintah fg.
cat
Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:
$ cat /nama/suatu/file
cd
Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
chgrp
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:
# chgrp
chmod
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:
1. r untuk read,
2. w untuk write, dan
3. x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3
Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).
chown
Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
$ chown
cp
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:
$ cp
fg
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.
find
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:
$ find . -name *.doc -print
Contoh hasil:
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc
grep
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
Format perintah:
$ grep
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:
$ grep marginal
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total
gzip
ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
$ gzip
Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.
halt
Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
hostname
Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
Contoh pemakaian:
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname
localhost.localdomain
kill
Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:
$ kill
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:
ps aux | grep
less
Fungsinya seperti perintah more.
login
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout
Untuk keluar dari sistem.
ls
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
man
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
$ man
mesg
Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.
$ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.
mkdir
Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a
more
Mempaging halaman, seperti halnya less
mount
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.
$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)
mv
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.
passwd
Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.
pwd
Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!
rmdir
Untuk menghapus direktori kosong.
shutdown
Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.
su
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
tail
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:
$ tail
talk
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar
Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:
$ tar
Contoh:
$ tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*
Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz
$ tar -xzvf namaFile.tar.gz
Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz
umount
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.
# umount
unalias
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:
$ unalias dir
unzip
Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$ unzip
Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.
wall
Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
# wall Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.
who
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:
$ who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08
xhost +
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
xset
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:
$ xset b
$ xset m

perintah dasar linux yang sering digunakan

ls : untuk me-list file / directories didalam sebuah folder, sama seperti fungsi dir pada windows/dos.
ls -al  : menampilkan semua file, folder , dan atribut tiap file

cd : ubah folder
cd /usr/local/apache  : menuju folder /usr/local/apache/
cd ~  : ke folder home anda
cd –  : ke folder terahkir dimana kami masuki
cd ..  : menuju folder atas satu tingkat

cat : tampilakan isi file pada layar
cat filename.txt  : akan menampilkan isi file filename.txt pada layar anda

tail : mirip cat, tapi hanya membaca baris ahkir dari file
tail /var/log/messages  : melihat 20 baris terahkir(default) pada file /var/log/messages
tail -f /var/log/messages  : melihat secara simultan isi file ketika diupdate
tail -200 /var/log/messages  : tampilakan 200 baris terahkir pada layar

more : mirip cat, tetapi membuka file satu per satu daripada sekaligus
more /etc/usrdomains  : menelusuri file domain. tekan tombol ke halaman berikutnya, sampai berhenti

pico : editor yang mudah digunakan hampir mirip dengan "nano".
pico /home/elvis/public_html/index.html  : edit halaman index untuk user  Elvis' website

grep : mencari pola didalam file.
grep root /etc/passwd  : menampilkan semua yang sesuai dengan kata "root" didalam file /etc/passwd
grep -v root /etc/passwd  : tampilkan semua baris yang sesuai dengan kata "root"

touch : membuat sebuah file kosong
touch /home/elvis/public_html/404.html  : membuat sebuah file kosong dengan nama 404.html didalam folder /home/elvis/public_html/

ln : membuat "links" antara file dan folder.
ln -s /usr/local/apache/conf/httpd.conf /etc/httpd.conf : ketika kamu edit /etc/httpd.conf file asli/original akan ikut terupdate, tapi ketika kamu hapus link file original tidak akan terhapus.

rm : hapus sebuah file.
rm filename.txt  : hapus filename.txt, tanpa konfirmasi
rm -f filename.txt  : hapus filename.txt, tanpa konfirmasi
rm -rf tmp/  : menghapus seluru isi didalam folder tmp, termasuk semua file, subdfolder. HATI – HATI UNTUK PENGUNAANNYA

last : tampilkan history siapa yang sudah login.
last -20  : tampilkan hanya 20 baris terahkir login
last -20 -a  : tampilkan hanya 20 baris terahkir login, dengan hostname

w  : menampilkan siapa yang saat ini sendang login dan mengunakan IP berapa.
netstat  : menampilkan semua koneksi network saat ini.
netstat -an  : menampilkan semua koneksi ke server, berisi source dan destination IP's dan ports
netstat -rn  : menampilkan routing tabel untuk semua IP's bound ke server

file : upaya untuk menebak jenis file dengan melihat isi konten
file *  : tampilkan semua list file didalam folder

du : tampilkan pengunaan hardisk.
du -sh  : memapilkan ringkasan, yang dapat dimengerti dengan total pemakain disk dalam sebuah folder yang sedang terbuka directory , termasuk subfolder
du -sh *  : sama seperti diatas, tapi tiap fil dan folder. sangat membantu ketika mencari file terbesar pada hardisk.

wc : hitung kata.
wc -l filename.txt  : memberitahukan berapa banyak baris didalam file filename.txt

cp : copy sebuah file
cp filename filename.bak  : copy filename dengan nama filename.bak
cp -a /home/elvis/new_design/* /home/elvis/public_html/  : copy semua file, dengan permissionnya dari satu folder ke folder lain

karakter KHUSUS pada LINUX.
Cara jalankan perintah linux secara bersamaan
Seperti ketika anda ingin menjalakan 2 perintah yang berbeda tapi ingin anda jalankan pada satu baris

* simbol | karakter ini disebut pipe, ini akan mengambil program yang satu dan "pipe" mengunakan program yang lainnya

> simbol ini artinya membuat file baru, mereplace isi apa saja yang sudah ada sebelumnya

>> simbol ini artinya menambahkan data ke sebuah file, dan membuat file baru jika belum ada,

< mengirim masukan dari sebuah file kedalam sebuah perintah

grep User /usr/local/apache/conf/httpd.conf | more
ini akan menampilkan semua baris yang sesuai dengan kata "User" dari file httpd.conf, hasil akan ditampilakan pada satu layar

last -a > /root/lastllogins.tmp
ini akan menampilkan semua histroy yang sudah login file ini disebut lastlogins.tmp dalam folder home root's

tail -10000 /var/log/exim_mainlog | grep domain.com | more
this will grab the last 10,000 lines from the file /var/log/exim_mainlog, find all occurances of domain.com (the period represents 'anything', comment it out with a
so it will be interpreted literally), then send it to your screen page by page

netstat -an | grep :80 | wc -l
shows how many active connections there are to apache (httpd runs on port 80)

mysqladmin processlist | wc -l
show how many current open connections there are to MySQL
We have covered a few common command that server administrators use, however we have not even scratched the surface.

http://guru-host.eu/client/knowledgebase/12/Basic-commands-and-their-usage.html

Daftar Perintah Dasar Linux


daftar perintah di Terminal!
Privileges
sudo command - run command as root
sudo su - open a root shell
sudo su user - open a shell as user
sudo -k - forget sudo passwords
gksudo command - visual sudo dialog (GNOME)
kdesudo command - visual sudo dialog (KDE)
sudo visudo - edit /etc/sudoers
gksudo nautilus - root file manager (GNOME)
kdesudo konqueror - root file manager (KDE)
passwd - change your password

Display
sudo /etc/init.d/gdm restart - restart X (GNOME)
sudo /etc/init.d/kdm restart - restart X (KDE)
(file) /etc/X11/xorg.conf - display configuration
sudo dpkg-reconfigure -phigh xserver-xorg - reset X configuration
Ctrl+Alt+Bksp - restart X display if frozen
Ctrl+Alt+FN - switch to tty N
Ctrl+Alt+F7 - switch back to X display

System Services¹
start service - start job service (Upstart)
stop service - stop job service (Upstart)
status service - check if service is running (Upstart)
/etc/init.d/service start - start service (SysV)
/etc/init.d/service stop - stop service (SysV)
/etc/init.d/service status - check service (SysV)
/etc/init.d/service restart - restart service (SysV)
runlevel - get current runlevel
Package Management¹
apt-get update - refresh available updates
apt-get upgrade - upgrade all packages
apt-get dist-upgrade - upgrade Ubuntu version
apt-get install pkg - install pkg
apt-get remove pkg - uninstall pkg
apt-get autoremove - remove obsolete packages
apt-get -f install - try to fix broken packages
dpkg –configure -a - try to fix broken packages
dpkg -i pkg.deb - install file pkg.deb
(file) /etc/apt/sources.list - APT repository list
Network
ifconfig - show network information
iwconfig - show wireless information
sudo iwlist scan - scan for wireless networks
sudo /etc/init.d/networking restart - reset network
(file) /etc/network/interfaces - manual configuration
ifup interface - bring interface online
ifdown interface - disable interface
Special Packages
ubuntu-desktop - standard Ubuntu environment
kubuntu-desktop - KDE desktop
xubuntu-desktop - XFCE desktop
ubuntu-minimal - core Ubuntu utilities
ubuntu-standard - standard Ubuntu utilities
ubuntu-restricted-extras - non-free, but useful
kubuntu-restricted-extras - KDE of the above
xubuntu-restricted-extras - XFCE of the above
build-essential - packages used to compile programs
linux-image-generic - latest generic kernel image
linux-headers-generic - latest build headers
Firewall¹
ufw enable - turn on the firewall
ufw disable - turn off the firewall
ufw default allow - allow all connections by default
ufw default deny - drop all connections by default
ufw status - current status and rules
ufw allow port - allow traffic on port
ufw deny port - block port
ufw deny from ip - block ip adress
Application Names
nautilus - file manager (GNOME)
dolphin - file manager (KDE)
konqueror - web browser/filemanager (KDE)
kate - text editor (KDE)
gedit - text editor (GNOME)

System
Recovery - Type the phrase “REISUB” while
holding down Alt and SysRq (PrintScrn) with
about 1 second between each letter. Your system
will reboot.
lsb_release -a - get Ubuntu version
uname -r - get kernel version
uname -a - get all kernel information

Tidak ada komentar:

Posting Komentar